SM3T 2016

SM3T 2016
Pulau Kelapa, Bima, NTB

Sabtu, 23 Februari 2013

Refleksi 'Problem Utama Inovasi Pembelajaran (Matematika) pada PLPG dan Sertifikasi Guru’

http://powermathematics.blogspot.com/2008/11/problem-utama-inovasi-pembelajaran.html


DEVI MISWANTINA /12108241094 /PGSD 2012 (II F)

Berdasarkan artikel ‘Problem Utama Inovasi Pembelajaran (Matematika) pada PLPG dan Sertifikasi Guru’, saya berperdapat bahwa program ini sangat penting bagi perubahan metode dalam  kegiatan pembelajaran. Harapannya, setelah diadakan PLPG ini akan membuka jendela baru bagi kreativitas guru dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan sehingga dapat menjadikan belajar selezat makan coklat. Merubah pendekatan yang digunakan dari yang semula siswa sebagai obyek menjadi siswa sebagai subyek. Komunikasi dilakukan secara dua arah, jadi, guru tidak selamanya menerangkan sepihak, memberi contoh soal, dan menyuruh siswanya mengerjakan paket-paket soal, tetapi sedari awal pembelajaran dimulai, guru sudah melibatkan siswa melalui apersepsi. Pembelajaran tidak melulu dengan buku tulis dan buku paket, tapi sesekali guru menginovasikannya menjadi permainan, diselingi bernyanyi atau bercerita yang masih berkaitan dengan pembelajaran yang sedang berlangsung. Tidak lepas dari harapan tersebut, muncul beberapa pertanyaan:
1.   Apa criteria seorang guru dinyatakan lulus PLPG?
2.   Apakah setelah lulus PLPG akan menjadi jaminan bahwa seorang guru akan bertindak sebagaimana guru professional?
3.   Sejauh mana guru professional menciptakan perubahan dalam pembelajaran?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar