http://powermathematics.blogspot.com/2008/11/problematika-pembelajaran-matematika-di.html
DEVI
MISWANTINA /12108241094 /PGSD
2012 (II F)
Saya sepakat dengan isi dari artikel
‘Problematika Pembelajaran Matematika di SD’. Memang sebuah fakta yang
tidak dapat dipungkiri bahwa pembelajaran matematika di SD sering terhambat
dengan masalah-masalah mendasar tersebut. Tentunya dengan masalah-masalah ini
diharapkan guru mampu melakukan inovasi terhadap proses pembelajaran. Mengubah
apa yang sudah ada dan tercetak pada diri anak tidaklah mudah. Ini membutuhkan
usaha yang keras, secara bertahap dan terus menerus. Matematika sebagai
mendasar akan sangat membantu dalam kehidupan anak. Aplikasi dari matematika
sendiri sangat banyak. Mulai dari penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan
pembagian. Inilah tugas yang menantang dimana seorang guru dituntut untuk mampu
membuat siswanya paham mengenai matematika tanpa memaksanya dan mengemasnya
semenarik mungkin sehingga anak akan merasa senang terhadap matematika dengan
sendiri. Pembelajaran yang menarik bagi anak SD tentunya tidak terlepas dari
dunianya, yaitu dunia bermain, bernyanyi. Anak seusia ini memiliki rasa ingin
tahu yang besar yang harus dimanfaatkan guru dengan sebaik-baiknya. Caranya
adalah dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anak untuk
bereksplorasi, mengembangkan, dan menggali informasi dan pengetahuan
sebanyak-banyaknya untuk memuaskan rasa ingin tahunya. Guru harus bisa mengubah
metode pendekatannya. Menjadikan siswa sebagai subyek sehingga proses
pembelajaran tidak mmonoton terpusat pada guru. Pembelajaran dapat menggunakan
instrument sebagai pendukung baik dalam proses menjelaskan maupun untuk membuat
pelajaran tersebut lebih menarik. Anak akan lebih jelas apabila melihat contoh
secara nyata, bukan abstrak. Jadi, sebisa mungkin guru dalam mencarikan contoh
berasal dari atau ada pada lingkungan anak sehari-hari. Tentunya kita semua
berharap masalah mendasar ini dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar