SM3T 2016

SM3T 2016
Pulau Kelapa, Bima, NTB

Selasa, 11 Juni 2013

Refleksi 'Elegi Pemberontakan Para Etik dan Estetika'



Yang bisa saya pahami dari artikel ini adalah, seseorang yang berilmu tinggi tidak lantas membuatnya menjadi sombong, takabur. Ia harus memegang teguh etik dan estetikanya. Ketika seseorang sudah berpedoman pada etik dan estetika, maka segala yang ia lakukan tidak akan melanggar pedoman itu. Etik dan estetika bisa juga berarti pikiran ataupun nurani. Keduanya dapat memberikan pertimbangan baik-buruk dan benar -salah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar