SM3T 2016

SM3T 2016
Pulau Kelapa, Bima, NTB

Sabtu, 09 Maret 2013

Refleksi ‘Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 2: Intuisi dalam Matematika (2)’

http://powermathematics.blogspot.com/2010/09/elegi-pemberontakan-pendidikan_29.html


DEVI MISWANTINA/ 12108241094/ PGSD 2012 (2F)

 

            Berdasarkan artikel ‘Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 2: Intuisi dalam Matematika (2)’ saya berpendapat bahwa intuisi dapat diperoleh dan dibangun melalui proses pembelajaran di kelas. Intuisi lahir secara bertahap. Pengalaman adalah salah satu unsur penting dalam membangun intuisi. Pengalaman yang dimaksud ialah keterlibatan siswa dalam menemukan pola-polanya sendiri. Siswa diajak untuk mencari, tidak melulu diberi oleh guru. Ironisnya pendidikan Indonesia tidak pernah mengerti arti intuisi. Banyak siswa yang kehilangan intuisinya karena keegoisan guru dan pejabat pendidikan. Bisa dikatakan bahwa siswa sekarang ini menjadi korban kurikulum. Saya sependapat dengan artikel ini tentang efek dari adanya Ujian Nasional. Ujian ini menyebabkan siswa dan guru tertekan. Nasib mereka dan sekolah mereka ditentukan oleh hasil Ujian Nasional, bukan proses selama pembelajaran. Ini yang menyebabkan pihak guru dan sekolah memutuskan untuk mengadakan drill latihan soal untuk mempersiapkan siswanya dalam rangka menghadapi Ujian Nasional. Mereka beranggapan akan sangat memalukan bila siswanya ada yang tidak lulus.

            Namun, seiring dengan perkembangan zaman, Indonesia sudah bergerak membenahi pendidikan yang tidak tertata. Meskipun perubahan itu sedikit demi sedikit, tapi itu membuktikan bahwa Indonesia menginginkan revolusi pendidikan untuk memajukan pendidikan Indonesia. Saat ini, tidak hanya nilai Ujian Nasional yang mementukan kelulusan, melainkan juga nilai raport. Ini berarti guru mempunyai andil dalam menentukan kelulusan siswanya. Di sini, proses pembelajaran juga benar- benar dinilai. Oleh sebab itu, guru mempunyai kewajiban untuk melakukan inovasi dalam proses pembelajaran untuk menumbuhkan intuisi siswa yang telah hilang. bila ini dapat terlaksana dengan seimbang, tentunya ini akan memberikan efek yang baik, disamping siswa siap menghadapi UN, juga intuisinya tetap terjaga. Semoga bermanfaat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar