Refleksi ‘Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 2: Intuisi dalam Matematika (2)’
http://powermathematics.blogspot.com/2010/09/elegi-pemberontakan-pendidikan_29.html
DEVI MISWANTINA/ 12108241094/ PGSD 2012 (2F)
Berdasarkan artikel ‘Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 2:
Intuisi dalam Matematika (2)’ saya berpendapat bahwa intuisi dapat diperoleh dan
dibangun melalui proses pembelajaran di kelas. Intuisi lahir secara bertahap.
Pengalaman adalah salah satu unsur penting dalam membangun intuisi. Pengalaman
yang dimaksud ialah keterlibatan siswa dalam menemukan pola-polanya sendiri.
Siswa diajak untuk mencari, tidak melulu diberi oleh guru. Ironisnya pendidikan
Indonesia tidak pernah mengerti arti intuisi. Banyak siswa yang kehilangan
intuisinya karena keegoisan guru dan pejabat pendidikan. Bisa dikatakan bahwa
siswa sekarang ini menjadi korban kurikulum. Saya sependapat dengan artikel ini
tentang efek dari adanya Ujian Nasional. Ujian ini menyebabkan siswa dan guru
tertekan. Nasib mereka dan sekolah mereka ditentukan oleh hasil Ujian Nasional,
bukan proses selama pembelajaran. Ini yang menyebabkan pihak guru dan sekolah
memutuskan untuk mengadakan drill latihan soal untuk mempersiapkan siswanya
dalam rangka menghadapi Ujian Nasional. Mereka beranggapan akan sangat
memalukan bila siswanya ada yang tidak lulus.
Namun, seiring dengan perkembangan zaman, Indonesia sudah
bergerak membenahi pendidikan yang tidak tertata. Meskipun perubahan itu
sedikit demi sedikit, tapi itu membuktikan bahwa Indonesia menginginkan
revolusi pendidikan untuk memajukan pendidikan Indonesia. Saat ini, tidak hanya
nilai Ujian Nasional yang mementukan kelulusan, melainkan juga nilai raport.
Ini berarti guru mempunyai andil dalam menentukan kelulusan siswanya. Di sini,
proses pembelajaran juga benar- benar dinilai. Oleh sebab itu, guru mempunyai kewajiban
untuk melakukan inovasi dalam proses pembelajaran untuk menumbuhkan intuisi
siswa yang telah hilang. bila ini dapat terlaksana dengan seimbang, tentunya
ini akan memberikan efek yang baik, disamping siswa siap menghadapi UN, juga
intuisinya tetap terjaga. Semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar