http://powermathematics.blogspot.com/2012/10/sekolah-bertaraf-internasional.html
Berkaitan dengan artikel ‘Sekolah Bertaraf Internasional
: Sebuah Epistemology’, saya berpendapat bahwa Indonesia berusaha
memperbaiki kaulitas pendidikan. Adanya RSBI menunjukkan komitmen pemerintah
dalam mengembangkan pendidikan Indonesia agar dapat bersaing di kancah
internasional dan tidak tertinggal dengan sekolah lainnya. Suatu sekolah akan
dinobatkan sebagai RSBI apabila telah memenuhi IKKT (Indikator
Kinerja Kunci Tambahan) dari pencapaian 8 (delapan) Standar Nasional
Pendidikan. Untuk itu, tidaklah mudah menuju
RSBI. Dibutuhkan kerja sama, kekompakan, dan kesolidan antar komponen
pendukung.
Namun, sungguh disayangkan,
adanya RSBI kurang bisa dikelola dan dimanfaatkan
dengan maksimal sehingga hasil RSBI kurang sesuai dengan yang diharapkan.
Banyak sekali yang berbelok arah ataupun berhenti di tengah jalan. Beberapa
kasus mengenai RSBI mulai mencuat. Mulai dari RSBI dicap sebagai Rintisan
Sekolah Bertarif Internasional hingga kurangnya fasilitas, sarana, dan
prasarana penunjang kegiatan belajar. Banyak yang menyayangkan biaya yang mahal
tapi tidak berbanding lurus dengan kualitas yang diberikan, sehingga mereka
kurang puas dengan output yang didapat. Perbaikan pendidikan memanglah harus
didukung oleh semua pihak. Harapannya, apa pun yang telah ditetapkan oleh
pemerintah sudah berdasarkan pertimbangan pelaksanaan kepentingan bersama.
Artinya, bila dipandang perlu membuat kebijakan baru hendaknya tetap
memperhatikan kebutuhan dan fakta di lapangan. Kita sebagai warga Negara yang
baik harus mendukung keputusan yang telah dibuat selama itu tidak merugikan
pihak manapun. Semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar