http://powermathematics.blogspot.com/2012/10/forum-tanya-jawab-63-bagaimana-siswa.html
DEVI
MISWANTINA/ 12108241094/ PGSD
2012 (II F)
Artikel ‘Forum Tanya Jawab 63: Bagaimana
Siswa Bisa Menentukan Kurikulum?’ sungguh
menginspirasi sekali. Ini seharusnya bisa memberi gambaran pada pemerintah,
para guru dan calon guru dalam melakukan perubahan. Indonesia menggunakan sistem
demokrasi, namun di dunia pendidikan Indonesia menggunakan sistem terpusat
dimana segala kebijakan berasal dari pusat, termasuk kurikulum pendidikan.
Sistem ini sudah cukup baik, namun masih ada beberapa kakurangan yang dapat
membatasi berkembangnya pendidikan Indonesia. Bila kurikulum dibuat oleh pusat,
maka kurikulum tersebut akan dibuat secara umum, berdasarkan ukuran pada
umumnya. Ini akan memberi anggapan bahwa setiap peserta didik memiliki
kebutuhan dan tingkat pemahaman yang sama sehingga sulit melahirkan peserta
didik yang kreatif.
Kurikulum yang baik adalah kurikulum
yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Peserta didik yang memiliki tingkat
pemahaman yang tinggi akan memiliki kebutuhan pendidikan dan cakupan pengetahuan
yang berbeda dengan yang berpemahaman rata- rata. Hal ini bisa diketahui
berdasarka kegiatan belajar di kelas. Guru lebih memahami kebutuhan siswanya
karena guru yang mendampingi kegiatan belajar peserta didik ketika di sekolah.
Melibatkan siswa dalam pembuatan kurikulum dengan memaksimalkan LKS dan lembar
portofolio sangatlah bijak. Dengan begitu kurikulum akan disesuaikan dengan
kebutuhan peserta didik, bukan peserta didik yang menyesuaikan kurikulum. Bila
peserta didik dituntut untuk menyesuaikan kurikulum, itu berarti peserta
dipaksa untuk mempunyai kegiatan yang sama, pengetahuan yang sama, dan hasil
yang sama. Dapatlah ini menjadi refleksi bagi kita bersama agar dapat memajukan
dan mengembangkan pendidikan. Tentunya segala kebijakan yang telah dibuat
berdasarkan berbagai macam pertimbangan dan itu adalah yang terbaik untuk kita.
Semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar